PULAU-PULAU PESISIR TIMUR

Lokasi: Pulau-pulau kecil dengan pantai bebatuan ini terletak hanya sekitar satu kilometer dari pesisir timur Bali. Dalam kondisi bagus, ketiga pulau di Teluk Amuk – Gili Tepekong, Gili Mimpang dan Gili Biaha – dapat dicapai dengan perjalanan selama 1 jam menggunakan speedboat dari Sanur. Selain itu, perjalanan dengan mobil selama 1 jam disambung dengan speedboat atau kapal tradisional juga dapat digunakan untuk mencapai dive site nya. Gili Selang dapat dicapai dengan dua jam perjalanan darat disambung dengan kapal tradisional dengan waktu singkat.

Highlight: Menyelam di ketiga pulau ini memberikan kemungkinan terbesar untuk melihat ikan hiu di perairan Bali. Banyak ikan-ikan besar dan serombongan ikan terumbu yang akan dijumpai. Di daerah-daerah yang didera arus kencang pertumbuhan koralnya agak terhambat, akan tetapi masih sehat dan kaya akan kehidupan. Di daerah-daerah yang masih terlindungi dari arus, kehidupan koralnya dapat menyaingi daerah Nusa Penida. Formasi bebatuan bawah laut yang luar biasa.


Kondisi: Ketiga daerah ini rentan akan arus yang sangat kuat, yang dapat membawa air sedingin es. Hal ini dapat menyebabkan suhu air turun dari 20 atas ke 20 bawah (derajat Celcius). Jarak pandang biasanya sangat bagus, kondisi tenang di saat pasang naik.

PERHATIAN: Karena arus yang sangat kuat, Bali Scuba mensyaratkan semua penyelam untuk memiliki setidaknya 50 dives sebelum mencoba untuk menyelam di daerah ini, dan keputusan akhir untuk melakukan penyelaman akan diserahkan kepada dive guide yang bertugas saat itu.

Gili Mimpang: Shark Point dan sekitarnya

Tingkat kesulitan: 5

Dive site yang indah, dengan atau tanpa White Tip Reef Shark yang sering dijumpai di sini. Koral dan Barrel Sponge yang bagus-bagus, dengan jarak pandang yang panjang dan berbagai hal yang dapat ditemukan. Sweetlips berwarna Kuning terang dan hitam, berenang dalam kelompok menentang arus. Terkadang dijumpai penyu dan Napoleon Wrasse. Arus ke bawah yang sering ditemui membuat dive site ini hanya sesuai bagi penyelam yang serius.

Gili Tepekong: Blue Hole, Canyon dan sekitarnya

Tingkat kesulitan: 5

Hanya beberapa ratus meter dari Gili Mimpang, pulau bebatuan lepas laut ini menawarkan sejumlah dive site yang menarik. “The Canyon” dipopulerkan oleh buku “Diving Bali” karena dideskripsikan sebagai ‘kemungkinan satu-satunya dive site yang paling berbahaya di Bali’. Saat menyelam dapat dijumpai gerombolah Bumphead Parrotfish, ikan-ikan hiu, dan formasi bebatuan yang seakan di luar kenyataan. “Blue Holte” adalah terowongan pendek yang berakhir dengan dinding yang curam. Pada hari-hari baik Anda akan keluar dari terowongan ke air biru, dikelilingi oleh gerombolan Yellow dan Gold Fusiliers.

Gili Selang: Pulau Selang ke Pantai Kutumanak

Tingkat kesulitan: 5

Segala hal di sini ‘besar’: ikan-ikan besar, Moray Eel besar, hiu besar dan arus yang juga besar. Midnight Snapper dan gerombolan Tuna serta Jackfish. Himpunan koral yang sehat di area yang terlindungi dari arus, koral yang agak pendek tetapi kuat di daerah yang berarus. Dua orang Divemasters kami pernah menjumpai gerombolah Hammerheads di daerah ini pada kedalaman 50m.

Gili Biaha: Shark Cave dan sekitarnya

Tingkat kesulitan: 4
Sebuah dinding kecil, dasar laut landai yang kaya dan sebuah gua di kedalaman 12m di mana sering dijumpai beberapa White Tip Shark. Gua ini juga merupakan rumah dari sejumlah besar lobster. Di saat kondisi laut jelek tidak mungkin memasuki gua ini, tetapi masih mungkin melakukan penyelaman di daerah sekitarnya. Tidak ada ikan-ikan besar tetapi juga banyak ikan-ikan terumbu karang, dengan Butterflyfish dan Fusiliers yang tidak terhitung banyaknya.