NUSA PENIDA

Lokasi: tiga pulau yang saling bersebelahan – Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Pulau-pulau batu kapur yang kering ini terletak sekitar 20 kilometer lepas pantai tenggara Bali, dapat dicapai dengan menggunakan speedboat dengan waktu perjalanan kurang lebih 45 menit dari Sanur.

Highlight: koral yang paling sehat di Bali, yang menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan. Sangat sesuai untuk drift diving, dan tempat paling bagus untuk melihat Manta dan Mola-mola pada saat musimnya. Pemandangan atas permukaan laut yang dramatis.

Kondisi: suhu normal sekitar 28C, tetapi arus yang kuat dan thermoclines dapat menurunkan suhu air menjadi sekitar 20C. Arus dan ombak di permukaan laut.

Pesisir Utara (Dari SD ke Batu Nunggul)

Tingkat kesulitan: 3

Tempat yang paling banyak diselami di Nusa Penida, dan untuk alasan yang tepat. Dinding koral yang kaya dan sehat menjadi tempat bernaung puluhan jenis ikan yang menakjubkan. Terdapat banyak jenis koral, termasuk Wire Coral yang panjang melingkar, juga Table Coral dan Dome Coral. Sangat bagus untuk melihat Mola-mola pada musimnya, dan tempat drift diving terbaik di Bali. Seluruh pesisir Utara ini adalah satu deret gosong batu karang yang sehat, dengan sedikitnya lima lokasi dive site yang berbeda dan jumlah titik awal yang tak terhitung banyaknya.

Toyapakeh

Tingkat kesulitan: 4

Koral terbaik di Bali, dengan air yang jernih. Bommies yang menjulang tinggi dan slope yang kaya akan tetumbuhan laut. Pufferfish dan Giant Trevally. Semuanya dan apa saja pernah ditemui di lokasi ini: Mola-mola, hiu, Manta rays, dan berbagai macam ikan laut yang besar. Kadangkala arusnya kuat dan tak dapat diprediksi, kadangkala lembut dan cenderung diam.

Crystal Bay (juga dikenal sebagai Penida Bay)

Tingkat kesulitan: 5

Bagian dalam teluknya terlindungi dari arus, dengan barisan berbagai macam koral lembut. Bergeraklah keluar teluk dan rasakanlah arus mulai meningkat derasnya, terkadang berusaha menarik Anda turun ke slope pasir dan koral. Tetaplah berada di dekat guide kami yang berpengalaman dan tetaplah berada di dekat gosong batu karang. Bersama mereka arus ini membawa kemungkinan besar untuk bertemu muka dengan gerombolan ikan besar dan juga Mola-mola pada musimnya. Biasanya visibility sangat bagus dan airnya sangat dingin. Di ujung teluk terdapat gua kelelawar dimana Anda dapat naik dan menarik nafas.

Gamat Bay and Toyapakeh Wall

Tingkat kesulitan: 4

Di dalam Gamat Bay sangatlah indah, tepat di bawah air sejernih Kristal terhampar karpet berwarna warni yang terdiri dari koral keras dan lunak, rumah bagi berbagai jenis Nudibranchs dan makhluk-makhluk macro lainnya, juga bagi beberapa Grouper yang besar. Saat meninggalkan air tenang di teluk ini arus akan membawa Anda sepanjang dinding terusan di antara Nusa Penida dan Nusa Ceningan. Arusnya bisa berubah dengan sangat cepat. Tetapkan kontak yang bagus di dalam grup, dan terus berada di dekat dinding. Sesekali lihat ke terusan untuk mencari hiu dan ikan-ikan besar.

Manta Point

Tingkat kesulitan: 2

Terletak lebih jauh daripada kebanyakan dive site lain di Bali. Tidak hanya terdapat Manta, tetapi juga sering ditemui Nurse Shark dan sejumlah koral lunak. Anda harus cukup fleksibel karena lokasi yang cukup terekspos ini berarti terkadang kondisi laut terlalu berat untuk Kapal agar sampai ke sana, dan saat sampai ombak yang besar membuat peselaman tidak memungkinkan. Akan tetapi bila kondisi laut bagus dan para Manta telah tiba, maka usaha ekstra yang dibutuhkan akan sangat sepadan. Tebing tinggi di atas laut menjadi pemandangan yang sangat dramatis.

Batu Abah

Tingkat kesulitan: 4

Ini adalah dive site terjauh yang kami kunjungi, dan juga salah satu yang paling sulit untuk diselami. Akan tetapi dive site yang relative tidak terjamah ini menawarkan semua makhluk laut yang paling dicari di Bali: Mola mola, Manta, Turtle, Sharks. Banyak sekali Lobster & Nudibrancs. Dive site ini menghadap ke laut sehingga kondisinya dapat menjadi sangat keras dengan ombak laut yang sangat besar. Sama seperti halnya dengan Manta Point (di atas), Anda harus cukup fleksibel. Bookingan Anda tidak berarti Anda akan dapat menyelam di sini, Alam menguasai semua dive sites.

Ceningan Wall

Tingkat Kesulitan: 5

Satu lagi dive site yang cukup sulit, hanya bisa dikunjungi pada saat-saat tertentu namun merupakan dinding terbaik di sebelah selatan Menjangan. Diver yang mengunjungi site ini akan diganjar dengan upah yang sepadan dengan usaha yang dikeluarkan. Koralnya tidak tumbuh dengan baik karena arus yang terlalu kuat, akan tetapi terdapat gerombolan Tuna dan Trevally, Moray eel dan barakuda yang besar sering sekali dijumpai. Kadang Leopard Shark dapat ditemukan. Ombak yang besar berarti Anda harus berhati-hati saat melakukan safety stop dan muncul kembali ke permukaan agak menjauh dari permukaan yang berbatu-batu.

Mangrove (juga dikenal sebagai Jangka Point)

Tingkat kesulitan: 2

Dengan barisan pohon-pohon mangrove, site ini sangat sesuai untuk mengalun bersama arus. Profil dasar yang nyaris rata sangat bertolak belakang dengan sudut tajam di berbagai dive site lain di daerah Nusa Penida, memberikan sudut pandang yang lebar. Lobster termasuk salah satu jenis makhluk laut yang sering dijumpai, juga berbagai jenis Triggerfish dan Surgeon. Jangan sampai slope datar ini menipu Anda untuk mengikuti arus sampai ke laut lepas, tetaplah berada di dekat guide Anda.

Blue Corner (juga dikenal sebagai Ental Point)

Tingkat kesulitan: 5

Salah satu site paling “mematikan” di Bali, dimana arus liar selalu ada setiap harinya. Teras datar berada di kedalaman sekitar 25 meter dan saat Anda berada di ujungnya, bersiap-siaplah untuk bertahan dengan cara mencengkeram benda keras apapun yang terlihat. Saat menunggu, lihatlah Mol-mola yang sering muncul di sini pada musimnya. Semua jenis ikan besar yang lain juga dapat ditemui di tempat ini. Biasanya visibility sangat bagus, namun airnya dapat menjadi sangat dingin.